Konfigurasi Modem Huawei E1550 Ubuntu

2 Comments

Ceritanya saya dapet fasilitas internet dari kantor, modemnya Huawei E1550 dengan kartu AXIS di dalamnya.. Kalo urusan plug and play under Windows, ini sih tinggal klak klik aja 😛 tapi kalo urusannya dengan Linux, belom tentu.. 😀

Pada judul saya tulis “Ubuntu”, padahal sebetulnya saya sendiri memakai Jolicloud (tapi doi masih turunan Ubuntu juga, emaknya sama: Debian) tapi sama ajah kok 🙂

1. Sebelum plug-in USB Modem, buat settingan berikut:
2. Buka terminal, ketik sudo nano /etc/udev/rules.d/15-huawei-e1550.rules
3. Ketikkan text berikut di dalam file tersebut:

SUBSYSTEM==”usb”,
SYSFS{idProduct}==”1446″,
SYSFS{idVendor}==”12d1″,
RUN+=”/lib/udev/modem-modeswitch –vendor 0x12d1 –product 0x1446 –type option-zerocd

4. Tekan tombol Ctrl+X dan jawab Yes untuk menyimpan lalu keluar dari nano editor
5. Plug-in USB Modem, kemudian masuk ke Network Manager
6. Pilih tab Broadband Connection, kemudian klik tombol Add untuk menambahkan koneksi broadband baru
7. Pilih modem, provider, done 🙂
8. Untuk mengaktifkan koneksinya klik kanan pada tray icon Network Connection ajah, lalu klik (biasanya nama defaultnya) “AXIS Default”

Semoga bermanfaat 😉

Advertisements

Unimportant Multiple Kernel Ubuntu 10.04

Leave a comment

If you have multiple kernel installed in your Ubuntu 10.04 box and you don’t want to use the old one anymore, follow this simple stpes:

  1. Never ever edit grub configuration file and its referral.
  2. Go to Synaptics Package Manager.
  3. Go search for “linux-image-2“.
  4. In the list of search result, mark for removal the old kernel (it can be more than 1 kernel).
  5. Apply, restart your Ubuntu, done!

Hope it helpful 🙂

Firefox Default: “Work Offline” in Ubuntu

Leave a comment

This is short tutorial in how to set your Firefox “Work Online” in Ubuntu Desktop by default. Because in my Ubuntu box Firefox always start as “Work Offline” whenever I open/launch it.

  1. Open Firefox.
  2. Type about:config, enter.
  3. Search for toolkit.networkmanager.disable configuration value.
  4. Set the value to true by double-clicking it.
  5. Restart your Firefox.

Hope it useful. Happy browsing! 🙂

Aptitude remove/upgrade/reinstall broken Dovecot package in Ubuntu

4 Comments

This is a little hacky (or tricky) move of how to remove your broken or not fully installed package in your Ubuntu Server box (I’m using Hardy).

You might face the same problem with me, when you want to remove package the aptitude states:

removing dovecot-common …
invoke-rc.d: initscript dovecot, action “stop” failed.
dpkg: error processing dovecot-common (–remove):
subprocess pre-removal script returned error exit status 1
invoke-rc.d: initscript dovecot, action “start” failed.
dpkg: error while cleaning up:
subprocess post-inistallation script returned error exit status 1
Errors were encountered while processing:
dovecot-common
E: errors …. bla bla bla

Even you cannot done a fresh install, it will states the same errors too.

You may fix the problems by using -f or –purge in your apt-remove command parameter, but if the command doesn’t work, try this:

# sudo nano /etc/init.d/dovecot
put exit 0 in the top line (you may put it on 2nd line after comment)
save, and try to aptitude-remove to remove your broken installation

It works! At least for me, excellent! 😉

Konfigurasi Smart EV-DO AC2726 Modem di Ubuntu 9.10

1 Comment

Step by step:

1. Download package debian untuk usb_modeswitch dan wvdial, simpan di satu direktori khusus (jangan langsung install)

2. Plug-in modem Smart EV-DO AC2726, kemudian buka Terminal dan jalankan:

$ lsusb

maka akan muncul kira-kira tampilan seperti ini

Bus 002 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 003 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 005 Device 002: ID 19d2:fff5 ONDA Communication S.p.A.
Bus 005 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub

3. Install usb_modeswitch dengan cara klik 2x file instalasi debian tersebut

4. Setelah instalasi selesai, jalankan:

$ sudo gedit usb_modeswitch

tambahkan baris berikut di bagian paling bawah:

DefaultVendor= 0x19d2
DefaultProduct= 0xfff5
TargetVendor= 0x19d2
TargetProduct= 0xfff1
MessageContent=”5553424312345678c00000008000069f030000000000000000000000000000″

5. Simpan, kemudian tutup editor. Jalankan perintah:

$ sudo usb_modeswitch

jika berhasil, seharusnya akan muncul seperti baris berikut:

Bus 002 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 003 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 005 Device 002: ID 19d2:fff1 ONDA Communication S.p.A.
Bus 005 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub

jika tidak seperti tampilan di atas, coba cek ulang file konfigurasi usb_modeswitch

6. Buat file baru, lakukan perintah berikut:

$ sudo gedit /etc/udev/rules.d/99-zte-ac2726.rules

kemudian isikan:

SUBSYSTEM==”usb”, SYSFS{idVendor}==”19d2″, SYSFS{idProduct}==”fff5″, RUN+=”/usr/sbin/usb_modeswitch –default-vendor 0x19d2 –default-product 0xfff1 –message-content 5553424312345678c00000008000069f030000000000000000000000000000″

7. Simpan, keluar dari editor. Lakukan probing untuk assign device modem ini yang fungsinya sudah diubah dari storage menjadi modem, jalankan perintah berikut:

$ sudo modprobe usbserial vendor=0x19d2 product=0xfff1

8. Buat file baru, jalankan perintah:

$ sudo gedit /etc/ppp/peers/smart

kemudian isikan konfigurasi di bawah ini:

hide-password
noauth
connect “/usr/sbin/chat -v -f /etc/chatscripts/evdo”
debug
ttyUSB0
921600
defaultroute
noipdefault
user “smart”
remotename smart
ipparam smart
crtscts
lock
usepeerdns

9. Simpan, keluar dari editor. Tambahkan konfigurasi password chap, jalankan perintah berikut:

$ sudo gedit /etc/ppp/chap-secrets

tambahkan di baris paling bawah:

smart * smart

10. Simpan, keluar dari editor. Buat sebuah file baru, jalankan perintah berikut:

$ sudo gedit /etc/chatscripts/smart

isikan konfigurasi berikut:

ABORT BUSY ABORT ‘NO CARRIER’ ABORT VOICE ABORT ‘NO DIALTONE’ ABORT ‘NO DIAL TONE’ ABORT ‘NO ANSWER’ ABORT DELAYED
” “AT”
‘OK’ “ATQ0V1E0”
‘OK’ “ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0”
OK-AT-OK “ATDT#777”
CONNECT \d \c

11. Simpan, kemudian keluar dari editor. Konfigurasi modem selesai, selanjutnya saya akan menjelaskan konfigurasi wvdial untuk dialing modemnya.

12. Install paket debian wvdial yang sudah didownload sebelumnya, setelah selesai masuk kembali ke Terminal dan jalankan perintah:

$ sudo gedit /etc/wvdial.conf

tambahkan baris berikut di bagian paling bawah isi file:

[Dialer smart]
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Modem Type = USB Modem
ISDN = 0
New PPPD = yes
Phone = #777
Modem = /dev/ttyUSB0
Username = smart
Password = smart
Baud = 460800

13. Simpan file tersebut, keluar dari editor. Secara keseluruhan instalasi dan konfigurasi sudah selesai. Jalankan perintah berikut untuk dialing modem:

$ sudo wvdial smart

jika muncul tampilan mirip seperti di bawah ini berarti internet sudah terkoneksi 🙂

–> WvDial: Internet dialer version 1.60
–> Cannot get information for serial port.
–> Initializing modem.
–> Sending: ATZ
ATZ
OK
–> Sending: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
OK
–> Modem initialized.
–> Sending: ATDT#777
–> Waiting for carrier.
ATDT#777
CONNECT
–> Carrier detected. Waiting for prompt.
~[7f]}#@!}!}!} }9}”}&} } } } }#}%B#}%}%}&} 08Q}’}”}(}”[1d][14]~
–> PPP negotiation detected.
–> Starting pppd at Wed Apr 7 18:28:02 2010
–> Pid of pppd: 2126
–> Using interface ppp0
–> pppd: `
–> 08]
–> pppd: `
–> 08]
–> pppd: `
–> 08]
–> pppd: `
–> 08]
–> pppd: `
–> 08]
–> local IP address 10.11.216.82
–> pppd: `
–> 08]
–> remote IP address 10.17.4.139
–> pppd: `
–> 08]
–> primary DNS address 10.17.3.244
–> pppd: `
–> 08]
–> secondary DNS address 10.17.3.252
–> pppd: `
–> 08]

Catatan: tampilan di atas bisa saja berbeda, tapi selama wvdial berhasil mendapatkan DNS berarti dialing modem berhasil

Ketika awal saya browsing, ternyata ada kekurangan dari instalasi dan konfigurasi ini yaitu tiba-tiba browser offline dan pidgin hang, berakhir dengan crash. Setelah googling ternyata diketahui bahwa koneksi ini akan terputus secara otomatis setelah berlangsung selama  50 menit saja. Berikut cara ngakalinnya supaya modemnya tetep konek sama internet :p

1. Matikan koneksi internet dengan modemnya (tekan tombol Ctrl + C, koneksi akan diputus, lihat statusnya pada Terminal)

$ sudo gedit /etc/ppp/options

tambahkan baris berikut di bagian paling bawah file (setelah comment EOF)

asyncmap 0
noauth
crtscts
modem
proxyarp
noipx
persist
idle 1000000

2. Simpan file, kemudian jalankan $ sudo wvdial smart lagi. Selesai.

Membuat PC Router

Leave a comment

Menjadikan sebuah PC menjadi Router ternyata tidak susah, mari saya bantu Laughing

Saya menggunakan: Sistem Operasi Microsoft Windows XP Professional SP2 dan Microsoft Windows Server 2003 SBS (boleh pilih yang mana ajah) dan ADSL Router

Yang dibutuhkan adalah:

  • 2 buah ethernet
  • RAM paling engga 512 MB

Perlu dicatat:

  • Ethernet 1 saya beri nama LAN MASUK, karena koneksi ini akan digunakan untuk koneksi antar seluruh client terhadap PC Router
  • Ethernet 2 saya beri nama LAN KELUAR, karena ini koneksi ini akan digunakan untuk menghubungkan PC Router dengan Gateway yang langsung terhubung ke internet
  • IP Address yang digunakan disini harap disesuaikan dengan IP Address di jaringan lokal masing-masing

Langkah-langkah:

  1. Pada LAN MASUK, isikan IP Address 192.168.1.2, Subnet Mask 255.255.255.0, kosongkan Gateway
  2. Pada LAN KELUAR, isikan IP Address 192.168.1.3, Subnet Mask 255.255.255.0, Gateway 192.168.1.1 (sesuai dengan alamat IP ADSL Router yang digunakan), IP DNS 202.134.0.155 (IP Address DNS tidak hanya ini saja, ini hanya satu contoh saja)
  3. Pada LAN KELUAR, aktifkan Internet Connection Sharing (ICS)
  4. Sambungkan kabel-kabel UTP, kabel UTP dari hub/switch milik client dihubungkan ke Ethernet 1, kabel UTP dari Ethernet 2 PC Router dihubungkan ke ADSL Router
  5. Cek koneksi masing-masing Ethernet dengan cara melakukan ping ke IP Gateway dan ping ke salah satu komputer client (catatan: biasanya, jika kabel UTP di Ethernet 2 masih terhubung, proses ping ke client akan menghasilkan pesan Request time out, jika hal ini terjadi cabut sementara kabel UTP di Ethernet 2 agar ada pesan Reply positif dari koneksi LAN MASUK, setelah berhasil hubungkan lagi kabel UTP di LAN KELUAR)
  6. Setelah koneksi PC Router dengan Gateway dan PC Router dengan komputer-komputer client telah berhasil, set konfigurasi LAN pada masing-masing komputer client menjadi: IP Address 192.168.1.xxx, Subnet Mask 255.255.255.0, Gateway 192.168.1.2, kosongkan IP DNS
  7. Cek koneksi antara komputer client dengan PC Router dengan melakukan ping ke 192.168.1.2, jika menghasilkan pesan Reply positif berarti komputer client terhubung dengan benar terhadap PC Router
  8. Buka browser internet di komputer clien, kemudian coba masukkan sebuah alamat URL, misal: http://www.yahoo.com, jika halaman Yahoo! berhasil dibuka atinya PC Router yang dibuat telah siap untuk digunakan

Selamat Mencoba!

picoFIREWALL: Configuration

Leave a comment

This is my simple firewall configuration in my openSuSE Box, heheh…

  1. Open console/terminal, go type: vi /etc/picofirewall/openlog
  2. Press “i” button on your keyboard to insert new line(s)
  3. To bypass special IP Address, type: 192.168.2.4
  4. The rule above means the openSuSE Box won’t blocked ANY port and connection type (TCP/UDP) for IP Address 192.168.2.4
  5. To bypass specific IP Address and port, type: 192.168.2.5,udp,445
  6. The rule above means the openSuSE Box will grant access from IP Address 192.168.2.5 to openSuSE Box through UDP Port 445, other than that port is blocked
  7. Type another rule(s) as you need line by line or one line for one rule
  8. After that, press “Ctrl + c” to quit from vi insert mode
  9. Press “Shift + :” then press “wq“to save the rule(s) and quit from editor
  10. To run the firewall, type: picofirewall start
  11. If there were no error(s) echoing, picoFIREWALL successfully started
  12. To stop the firewall, just type: picofirewall stop

Okay, selamat mencoba 😉

Older Entries